SOP Tindakan Penyuntikan

156 views

AkhirZaman.Info – SOP Tindakan Penyuntikan, SOP Tindakan Penyuntikan

SOP Tindakan Penyuntikan
Jarum suntik adalah perangkat yang paling banyak menyebabkan luka bagi petugas kesehatan. Tata cara melakukan beberapa macam tindakan penyuntikan obat-obatan kepada pasien, Pelaksana penyuntikan bisa: Dokter Konsulen, Dokter ruangan paramedic yang terlatih secara internal RS yang diberi kewenangan untuk melakukan penyuntikan. Semua obat yang potensial menimbulkan alergi harus dilakukan skin test terlebih dahulu Semua penyuntikan menggunakan disposable syringe yang baru.

SOP Tindakan Penyuntikan
Jarum suntik

Tujuan Tindakan Penyuntikan yakni, Melakukan tindakan penyuntikan obat kepada pasien secara aman, nyaman, dan benar.

Prosedur Tindakan Penyuntikan.

  1. Instruksi penyuntikan oleh Dokter, yang tertulis lengkap dan jelas dalam rekam medik, bila kurang jelas/kurang mengerti segera tanyakan kepada Dokter yang memberi instruksi
  2. Persiapkan meja suntik dengan tersedia diatasnya:
  •  Kapas alkohol 70% dalam wadah tertutup.
  • Obat-obatan antihistamin atau setingkatnya, seperti adrenalin, Dexamethason, Dypenhydramin.
  • Persiapkan resusitasi cairan seperti, IV catheter, Blood set, Larutan infuse RL/Asering.

    3. Persiapkan pasien.

  • Cek ulang kesesuaian identitas pasien dengan instruksi penyuntikan.
  • Beritahukan kepada pasien dan keluarga bahwa akan disuntik, dan tenangkan pasien.
  • Cek ulang riwayat alergi

    4. Persiapkan obat.

  • Cek ulang kesesuaian jenis obat, dosis obat, cara pemberian dengan instruksi penyuntikan.
  • Cek ulang tanggal kadaluwarsa.
  • Cek ulang jumlah obat

    5.   Lakukan tindakan aseptik antiseptik
    6.   Lakukan penyuntikan
    7.   Cara penyuntikan secara intravena langsung

  • Tentukan vena mana yang akan disuntik.
  • Lakukan tindakan aseptik/antiseptic.
  • Ligasi bagian vena yang akan disuntik/ditusuk.
  • Tegangkan kulit pasien dengan  tangan kiri.
  • Pastikan tidak ada udara dalam syringe.
  • Tusukkan jarum dengan arah jarum sejajar vena, lubang jarum mengarah keatas dan garis ukur syringe terlihat.
  • Isap sedikit untuk melihat apakah jarum benar masuk vena, bila berhasil masuk, darah dari vena akan masuk kedalam syringe.
  • Masukkan obat secara perlahan dan perhatikan area penyuntikan.
  • Tindihkan kapas alkohol pada tempat penyuntikan lalu cabut jarum, pertahankan kapas alkohol dengan plester.
  • Syringe dibuat pada tempat sampah medis.

     8. Cara penyuntikan secara intravena melalui selang infuse.

  • Lakukan tindakan secara aseptic dan antiseptic.
  • Pastikan tidak ada gelombang udara pada syringe.
  • Tusukkan jarum pada bagian karet pada selang infuse.
  • Isap sedikit untuk memastikan jarum benar masuk ke dalam selang infuse.
  • Tutup aliran cairan infuse.
  • Suntikkan obat secara perlahan.
  • Tindihkan kapas alkohol pada lokasi tusukan jarum dan cabut jarum.
  • Buka aliran cairan infuse
  • Syringe dibuang pada tempat sampah medis

     9. Cara penyuntikan secara drip intravena

  • Lakukan tindakan aseptic.
  • Pada sediaan larutan infuse tertututp karet obat bisa langsung disuntikkan dengan menusukkan jarum pada karet untuk selanjutnya larutan infuse dikocok sekali dua kali untuk memastikan meratanya obat larut.
  • Pada sediaan larutan infuse tanpa tutup karet, maka selang infuse harus dipisahkan dulu dari botol cairan infuse. Jarum ditusukkan pada mulut botol infuse sama dengan lokasi tusukan selang infuse.
  • Tetesan cairan infuse sesuai instruksi dokter.

    10. Cara penyuntikan secara intra muskuler

  • Tentukan lokasi penyuntikan, pada 1/3 lateral garis SIAS coccygis pada bokong, pada paha atau pangkal lengan/deltoid.
  • Lakukan tindakan aseptic antiseptic.
  • Untuk pasien kurus maka tangan kiri mengangkat otot pada lokasi suntikan dengan cubitan ringan. Untuk pasien gemuk dengan lapisan lemak subkutis tebal tidak diperlukan
  • Tusukkan jarum pada lokasi suntikan hingga pada kira-kira ¾ panjang jarum, arah tegak lurus.
  • Isap sedikit, bila masuk darah, maka jarum ditarik sedikit. Isap ulang untuk memastikan tidak ada darah terisap, menandakan jarum tidak masuk pembuluh darah.
  • Suntikkan obat secara perlahan..
  • Tindihkan kapas alkohol pada lokasi suntikan, cabut jarum, massage lokasi suntikan dengan kapas tadi.
  • Syringe dibuang pada tempat sampah medis.

MENUTUP JARUM SUNTIK

Tujuan :

Untuk melindungi petugas pelayanan kesehatan dari cedera yang diakibatkan ketika akan menutup jarum suntik
                     
Indikasi :

Pelayanan kesehatan yang menggunakan jarum suntik

Prosedur:

1.    Tempatkan penutup jarum pada permukaan rata dan kokoh, kemudian angkat tangan anda
2.    Dengan satu tangan memegang semprit, gunakan jarum untuk “menyekop” tutup tersebut
3.    Dengan penutup di ujung jarum putar semprit tegak lurus sehingga jarum dan semprit mengarah ke atas
4.    Akhirnya, dengan sumbat yang sekarang ini menutup ujung jarum sepenuhnya, peganglah semprit ke arah atas dengan pangkal dekat pusat. (Dimana jarum itu bersatu dengan semprit dengan satu tangan, dan gunakan tangan lainnya untuk menyegel tutup itu dengan baik

Semoga Bermamfaat!!!

Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  SOP Tindakan Penyuntikan, Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  SOP Tindakan Penyuntikan berguna untuk anda.